- Wakaf Abadi: Nasabah dapat mewakafkan uang (misal senilai Rp1 juta) yang kemudian akan dikelola dan disalurkan Bank Fadhilah kepada penerima manfaat yang berhak secara permanen.
- Wakaf Temporer (Kontemporer): Nasabah bisa membuka rekening tabungan khusus wakaf (misal senilai Rp1 juta) dalam kurun waktu tertentu, yang manfaatnya akan disalurkan oleh bank selama periode tersebut.
Bank Fadhilah Sukses Bukukan Laba Rp500 Juta, Walikota Dedy Wahyudi Dorong Optimalisasi Produk Wakaf

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Bank Fadhilah Kota Bengkulu sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2025 pada Kamis malam (5/3/2026). Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M., selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP).
Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansa, jajaran Direksi yang dipimpin Direktur Utama Bank Fadhilah, serta Dewan Pengawas.
Dalam keterangannya, Walikota Dedy Wahyudi memberikan apresiasi tinggi atas kinerja positif bank milik daerah tersebut. Berdasarkan hasil audit akuntan publik, Bank Fadhilah dinyatakan dalam kondisi Sehat dan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp500 juta. Laba tersebut juga telah disetorkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Bengkulu sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sebagai bank yang relatif baru, capaian ini adalah sinyal positif. Bank Fadhilah mampu eksis dan bersaing di tengah ketatnya kompetisi industri perbankan saat ini,” ujar Dedy Wahyudi.
Fokus Efisiensi dan Inovasi Wakaf
Meski menunjukkan tren positif, Walikota mengingatkan jajaran pengurus dan direksi untuk tidak berpuas diri. Mengingat kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif, efisiensi menjadi kunci utama yang harus dipertahankan. Dedy meminta manajemen tetap fokus pada peningkatan laba namun dengan semangat penghematan sebagaimana kebijakan yang dijalankan Pemkot Bengkulu.
Satu terobosan yang akan menjadi pilar pertumbuhan Bank Fadhilah ke depan adalah fokus padapengelolaan keuangan wakaf. Bank Fadhilah menyiapkan dua skema produk unggulan:
“Kami optimis Bank Fadhilah tetap menjadi pilihan utama masyarakat Kota Bengkulu untuk menabung dan berinvestasi. Dengan adanya produk wakaf ini, bank tidak hanya menjadi lembaga profit, tapi juga sarana ibadah bagi nasabah,” tambah Walikota.
Pemerintah Kota berharap melalui inovasi produk sosial-religius ini, Bank Fadhilah dapat memperluas basis nasabahnya sekaligus memperkuat ekonomi umat di Bumi Merah Putih.
Sementara itu, Dirut Bank Fadhilah Dendy Prasetya dalam keterangan menjelaskan bahwa selain membubukan laba bersih Rp 500 juta, juga terjadi pertumbuhan aset besar 30 persen lalu simpanan tumbuh 30-an persen dan pembiayaan tumbuh 24 persen sehingga semuanya tumbuh.
“Makanya dengan pertumbuhan itu kita masih menyetorkan PAD kepada Pemerintah Kota Bengkulu yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya hanya Rp 400 jutaan kini sudah mencapai Rp 500 juta,” terang Dendy.
Dia mengaku siap melaksanakan semua pesan-pesan yang telah disampaikan Walikota Bengkulu sebagai pemegang saham pengendali dan prinsip tersebut siap dilaksanakan.(Damar)