banner 728x250
Kilas  

Dukcapil RL Jemput Bola Perekaman e-KTP Warganya

banner 120x600

Mobil Keliling dimanfaatkan Dukcapil Rejang Lebong dalam memaksimal program e-KTP.(Foto:Beni/Realitapost.com) 

REJANG LEBONG, REALTIAPOST.COM — Sebagai upaya memaksimal program pendataan e-KTP khsusunya perekaman warga Rejang Lebong. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu  tengah melakukan program jemput bola perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

banner 325x300

Kepada wartawan, Selasa (23 Mei 2023), Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Dukcapil Rejang Lebong M Ikhwan Setiawan menjelaskan bahwa jumlah wajib KTP di Kabupaten Rejang Lebong yang belum melakukan perekaman data masih ada sekitar 6.000 an orang atau sekitar 6,6 persen dari 205.964 wajib KTP.

“Yang tercatat sudah melakukan perekaman data berkisar 96,4 persen. Sedangkan yang belum melakukan rekam data KTP ini ada sekitar 6.000 an orang, di mana saat ini kita lakukan program jemput bola dengan mendatangi 15 kecamatan yang penduduknya belum melakukan perekaman data KTP sehingga KTP nya bisa kita terbitkan,” kata dia.

Iwan juga menjelaskan, program perekaman data keliling (mobile) yang mereka lakukan tersebut ialah dengan mendatangi kelompok masyarakat di desa atau kelurahan-kelurahan dalam setiap kecamatan, termasuk juga sekolah SMA sederajat.

“Selain kelompok masyarakat di desa dan kelurahan kami juga mendatangi sekolah setingkat SMA guna melakukan perekaman data penduduk pemula yang jatuh tempo pada Juli nanti sudah masuk usia 17 tahun. Untuk sekolah SMA sederajat yang berada di dalam kota sudah kita datangi semua dan tinggal yang di luar kota,” terangnya.

Pihaknya menargetkan program jemput bola rekam data KTP elektronik ini bisa selesai pada Juli nanti mengingat datanya dibutuhkan untuk perbaikan data masalah vaksinasi massal COVID-19 serta persiapan data untuk pemilih pemilu (DP4) untuk usia pemula.

Sementara itu, untuk kelompok masyarakat yang tersebar dalam 15 kecamatan yang sudah mereka datangi ialah sejumlah desa di Kecamatan Binduriang, dan selanjutnya dilakukan dalam sejumlah desa di wilayah Kecamatan Bermani Ulu Raya.(Beni/ADV/Dian Marfani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *