Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan Hadiri Road to CAEXPO: Dorong UMKM Go Ekspor ke China

Jakarta, Realitapost.com – Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, bersama pengurus terutama Ketua Bidang IV Perindustrian dan Perdagangan Azwar Anas menghadiri agenda Road to CAEXPO: UMKM Bisa Ekspor ke China! yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan tersebut, Yosia Yodan menyampaikan bahwa kesempatan untuk berpartisipasi dalam forum ini merupakan sebuah kehormatan bagi BPD HIPMI Bengkulu. Ia menegaskan komitmen HIPMI dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar terus berinovasi serta meningkatkan daya saing produk mereka di pasar global.

“Dalam kesempatan ini, kami turut mendorong semangat dan motivasi bagi para pelaku UMKM agar terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk mereka, sehingga ke depan dapat menembus pasar ekspor. Dengan kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi yang tepat, produk UMKM Indonesia, khususnya dari Provinsi Bengkulu, memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional,” ujar Yosia, Selasa (18/3/2025).

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara HIPMI di tingkat provinsi dan kota/kabupaten dalam menciptakan produk yang siap ekspor.

“Hari ini kami sama-sama berkolaborasi menimba ilmu, bagaimana suatu saat nanti UMKM-UMKM ini bisa go ekspor. Mudah-mudahan dengan kolaborasi BPD dan BPC-BPC HIPMI di Provinsi Bengkulu, kita bisa menciptakan produk yang langsung bisa diekspor ke China. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi semua pelaku usaha, dan mari kita terus bersinergi dalam semangat kebersamaan serta kolaborasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, menegaskan bahwa HIPMI akan terus menjadi akselerator bagi UMKM Indonesia. Ia berharap Road to CAEXPO 2025 dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk menyampaikan aspirasi, membuka akses pasar, dan memperluas jaringan bisnis.

“HIPMI selalu siap menjadi akselerator bagi UMKM Indonesia, meningkatkan kapasitas, daya saing, serta jaringan bisnis bagi para pelaku usaha. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas UMKM, kita dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Akbar.

Menurutnya, CAEXPO merupakan platform strategis yang dapat membantu UMKM Indonesia menembus pasar China. Dengan jumlah penduduk yang besar serta permintaan tinggi terhadap produk berkualitas, China menjadi pasar potensial yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM.

Mendag: Optimistis Produk Indonesia Bisa Bersaing di China

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan optimisme bahwa produk Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus pasar China.

“CAEXPO menjadi platform penting untuk memperdalam kemitraan Indonesia-Tiongkok sekaligus memberi kesempatan bagi pengusaha Indonesia untuk memperluas pasar ekspor. Mari manfaatkan momen yang baik ini untuk memperkenalkan produk Bapak dan Ibu kepada perwakilan perdagangan, sehingga dapat difasilitasi dalam pencarian calon mitra buyer serta mendapatkan wawasan mengenai tren pasar Tiongkok,” ujar Budi Santoso.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi UMKM agar dapat meningkatkan daya saing produk mereka. Dengan strategi pemasaran yang tepat, kualitas produk yang baik, serta dukungan kebijakan yang mendukung ekspor, produk-produk Indonesia diyakini mampu bersaing di pasar global.

Kolaborasi Strategis untuk Mendorong UMKM ke Pasar Global

Acara Road to CAEXPO: UMKM Bisa Ekspor ke China terselenggara berkat kolaborasi antara Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan PT Pandu Arjuna Indonesia (PT PAR Indonesia).

Turut hadir dalam acara ini Ketua OKK BPP HIPMI Tri Febrianto, Wakil Sekretaris Jenderal HIPMI Anthony Leong, serta berbagai perwakilan dari dunia usaha dan komunitas UMKM. Kehadiran mereka semakin memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta membuka peluang yang lebih luas di pasar ekspor.

Road to CAEXPO 2025 diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Indonesia, khususnya dari Provinsi Bengkulu, untuk dapat bersaing di pasar internasional. Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas UMKM, ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan dapat tercipta.

“Mari kita terus semangat berkarya dan membawa produk-produk unggulan Indonesia, khususnya dari Bengkulu, ke panggung dunia,” tutup Yosia Yodan.(tim)

Exit mobile version