Bengkulu, Realitapost.com, — Dalam rangka berbagi di bulan suci Ramadan, organisasi perumahan Provinsi Bengkulu yakni Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Bengkulu secara spontan memberikan bantuan 400-an paket sembako kepada pasukan orange Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Bengkulu yang dipusatkan di Halaman Kantor DLH Kota Bengkulu, Rabu pagi (19/3).
Hadir dalam kegiatan penyerahan ratusan paket sembako itu, antara lain Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Ketua REI Provinsi Bengkulu, Syamsu Ikhwan atau yang akrab disapa Iwan Ladung bersama jajaran pengurus, Sekda Kota Arief Gunadi, Asisten II Pemkot Sehmi, Kepala DLH Riduan, Kepala Dinas PUPR Noprisman, Kepala Dinas DPMPTSP Irsan Setiawan, Kepala Bapenda Nurlia Dewi, dan Kepala Bappeda Medy Febriansyah serta mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Parial.
Dalam kesempatan itu, Ketua REI Provinsi Bengkulu Iwan ladung, menjelaskan bahwa ratusan paket sembako yang dibagikan ini adalah bagian dari kegiatan social pengurus REI untuk memberikan kepedulian kepada sesame masyarakat yang membutuhkan. Khususnya kalangan petugas kebersihan DLH yang dinilai sangat besar dalam mendukung program dan kontribusi kepada pemerintah kota terutama di bidang kebersihan Kota Bengkulu.
“Apalagi peran petugas kebersihan dalam menunjuang program dan wajah kota selalu bersih adalah peran mereka sehingga kami ikut memberikan perhatian lebih kepada mereka. Kedepan mungkin kita akan lakukan secara rutin menjadi agenda DPD REI Provinsi Bengkulu,” ujarnya yang juga sebagai Anggota DPRD Kota Bengkulu.
Sementara itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi atau yang akrab disapa Dewa, memberikan apresiasi atas kepedulian Pengurus DPD REI Provinsi Bengkulu yang telah ikut berkontribusi membantu masyarakat khusus petugas kebersihan Kota ditengah keterbatasan kemampuan Pemerintah Kota dalam memberikan THR kepada masyarakat.
“Makanya kita menggandeng pihak REI dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menghibur petugas kebersihan Kota Bengkulu. Tentu saya akan mencari lagi para pengusaha lain untuk ikut berbagi dalam program kebaikan ini. Karena kita mengetahui bersama bahwa peran dan tugas petugas kebersihan ini sangat berisiko dan tidak pakai libur kecuali hanya 1 hari dalam satu tahun kelender kerja. Artinya sangat berat tugas yang mereka emban dan itu layak kita perhatian,” jelas Dewa.(Damar)