berita realitapost

Macet dan PKL, Unib Usulkan Pelebaran Jalan Unib Belakang WR Supratman

banner 120x600

Bengkulu, Realitapost.com — Terkait maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan disepanjang pinggir jalan utama depan pagar kampus Universitas Bengkulu mendapat respon langsung dari Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Indra Cahyadinata.

Dalam pernyataanya, Rektor Unib ini menegaskan ada sejumlah langkah strategis yang kini telah dipersiapkan pihak Universitas diantaranya mengajukan ke pihak balai jalan untuk perluasan badan jalan yang secara aturan dan kondisi masih sangat memungkinkan untuk dilakukan perluasan mulai dari simpang SPBU Rawa Makmur hingga ke Kampus Unib belakang agar akses lalu lintas kendaraan menjadi lancar dan nyaman.

“Memang jalur perlintasan ini paling parah macet pada saat waktu acara wisuda selesai. Dimana baru-baru ini kita baru saja menggelar kegiatan wisuda mahasiswa yang jumlahnya 1.254 orang, bila diasumsikan 1 orang wisudawan itu membawa kedua orang tuanya menjadi 3.800-an lebih, itu baru orang tuanya saja, sehingga bisa dibayangkan bila 1 wisudawan membawa 1 kendaraan, maka bisa hitung berapa jumlah kendaraan yang parkir berjejer panjang sehingga kita cukup kewalahan. Biasanya rombongan yang mengantarkan wisuda banyak menggunakan kendaraan mobil,” katanya kepada awak media, Selasa pagi (16/12).

Kemudian, terkait keberadaan PKL disekitar lokasi depan pagar kampus unib belakang, dia menegaskan tengah mencarikan formulasi yang tepat antara peluang bagi PKL membuka mata pencarian atau lapangan pekerjaan namun tetap ramah lingkungan sehingga kondisi lokasi tersebut tetap nyaman, aman dan baik. Untuk itu perlu dilakukan pertimbangan penataan lokasi jualan PKL yang sudah tersedia disekitar lokasi, sejauh ini Unib sudah menyediakan lokasi jualan di dalam kampus dan lokasinya sangat representatif sekali.

“Seperti di dalam gedung perpustakaan ini sudah banyak tempat dagang pedagang yang sangat nyaman dan baik. Sejauh ini kita tengah upayakan mencari solusi bagi PKL yang berjualan disana saat in tidak begitu banyak. Apalagi dari pihak Satpol PP Kota juga telah memberikan imbauan kepada pedagang untuk berjualan pada tempat yang sudah ditentukan,” tutupnya.(Damar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *