banner 728x250

Miris, 2 Periode Walikota Infrastruktur Warga Ini Tak Diperhatikan

banner 120x600
RealitaPost.com, Bengkulu Kota –
Sungguh ironis dan miris. Dua periode kepemimpinan Walikota Bengkulu,
Helmi Hasan, sarana infrastruktur warga RT 8 RW 2 Kelurahan Sukamerindu
Kecamatan Sungai Serut tak pernah tersentuh pembangunan sedikit pun.

Akibatnya
selama itu pula, warga dengan jumlah penduduk lebih kurang 200 jiwa.
Terpaksa bertahan menikmati pahitnya sarana jalan yang kian rusak dan
drainase yang penuh dengan tumpukkan sampah. Aroma tak sedap disepanjang
aliran drainase berukuran lebar 4 meter lebih telah menjadi santapan
warga setiap harinya. 

Tak
jarang beberapa warga khususnya anak-anak menderita penyakit ISPA dan
DBD karena tumpukkan sampah yang kain parah disepanjang aliran drainase
tersebut. Warga mengaku, sudah puluhan kali melaporkan agar perlu
dilakukan normalisasi drainase dengan melakukan pendalaman sehingga
aliran air berjalan lancar.
Saparudin
Tanjung, warga RT 8 RW, saat diwawancara wartawan ini, Rabu siang (07
Juli 2019), mengaku heran dengan sikap Pemkot yang terkesan membiarkan
kawasan ini tak pernah mendapat sentuhan pembangunan baik jalan dan
sarana drainase yang sudah layak diperbaiki.

banner 325x300
“Jalan
kami yang sampai detik ini tak pernah diperhatian. Sebagai warga
sekaligus tetangga pak Walikota kami mempertanyakan ada apa dengan kami,
kok sampai hatinya pak Wali yang terkesan tak peduli dengan warganya.
Ironisnya lagi akses jalan lingkungan kami sebagai akses warga beribadah
menuju Mesjid Awaludin yang perlu sentuhan program Kota Relegiusnya Pak
Wali,” sesalnya.

Program
seribu jalan mulus yang digaung-gaungkan Walikota Bengkulu seakan
menjadi angin surga belaka bagi warga RT 8 tersebut. Terbukti, dari
sekian ribu titik jalan yang telah diperbaiki Pemkot hanya jalan di RT 8
yang tak pernah diperbaiki. Padahal hanya berjalan beberapa meter dari
kediaman dinas Walikota.”Sekali lagi kami harap bisa jadi perhatian,”
terangnya.(gol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *