REALITAPOST.COM, BENGKULU – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto, menyampaikan bahwa realisasi PAD Kota Bengkulu tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2025.
Menurutnya, berdasarkan hasil pembahasan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), capaian PAD hingga April 2026 sudah terlihat jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan 2025 dengan 2026 itu sangat jauh sekali peningkatannya. Sampai bulan Mei saja sudah terlihat signifikan,” ujarnya.
Meski demikian, Bambang mengakui pihaknya masih perlu mencermati data rinci capaian tersebut, termasuk laporan lengkap per sektor pajak daerah. Pansus PAD bersama Bapenda Kota Bengkulu juga telah merancang agenda turun lapangan pada awal bulan mendatang untuk melakukan pengecekan langsung terhadap objek-objek PAD di lapangan. Sektor yang menjadi fokus pengawasan meliputi pajak hotel, restoran, parkir, serta sejumlah potensi pajak lainnya yang dinilai masih bisa dioptimalkan.
“Kami akan turun langsung mengecek titik-titik objek PAD, terutama parkir, hotel, dan restoran. Ini sudah menjadi program Pansus,” jelas Bambang yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu
Dalam sektor parkir, Pansus juga mendorong adanya perubahan pola pendataan. Jika sebelumnya menggunakan sistem zonasi, ke depan diusulkan dilakukan pendataan berbasis kecamatan agar lebih rinci dan akurat.
“Tidak lagi pakai zona seperti dulu, tapi per kecamatan. Kita ingin data lebih valid, jelas titiknya di mana saja,” tambah politisi Hanura ini.
Selain itu, Pansus juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran bagi Bapenda Kota Bengkulu agar proses pengawasan dan optimalisasi PAD dapat berjalan lebih maksimal, termasuk dalam pelaksanaan verifikasi lapangan. Pansus juga berencana melakukan evaluasi terhadap sejumlah wajib pajak, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kota Bengkulu.
Bambang optimistis tren peningkatan PAD akan terus berlanjut. Dengan target PAD tahun ini yang mencapai sekitar Rp416 miliar, ia menilai realisasi ke depan berpeluang mendekati bahkan melampaui target tersebut, terutama pada 2026 hingga 2027.
“Kami optimis 2026 jauh lebih baik dari 2025, dan 2027 nanti akan lebih terlihat hasilnya,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Noni Yuliesti mengatakan perbandingan realisasi per 30 april 2025 dan per 30 april 2026, realisasi PBB per 30 April 2026 mencapai 3,966 Miliar, ini jauh di atas th 2025 di angka 1,447 Miliar.
Realisasi BPHTB per 30 April 2026 mencapai 6,229 M dan ini juga jauh di atas th 2025 di angka 4,757 Miliar. Selain itu, objek pajak lainnya pencapaian nya juga jauh di atas th 2025
