berita realitapost

Rakor Bank Indonesia Bengkulu Beberkan Kinerja TPID Mengendalikan Kenaikan Harga

Salah satu cara Operasi Pasar

banner 120x600

Bengkulu, Realitapost.com — Sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu membuahkan hasil positif. Provinsi Bengkulu berhasil meraih peringkat dua terbaik pengendalian inflasi se-Sumatera, berdasarkan hasil evaluasi kinerja pengendalian inflasi daerah.

Capaian tersebut tidak terlepas dari koordinasi intensif melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta berbagai langkah strategis, seperti pemantauan harga secara rutin, penguatan pasokan bahan pokok, pelaksanaan operasi pasar murah, dan optimalisasi kerja sama antar daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, pada Forum Koordinasi High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BI Perwakilan Bengkulu.

Forum tersebut dibuka oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dan digelar di Hotel Grace, Senin (15/12/2025). Acara ini turut dihadiri Plt Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, para bupati dan wali kota, Kepala BPS, Bulog, instansi vertikal, Forkopimda, asisten Pemprov, Kepala Biro Ekonomi Pemprov Bengkulu, serta undangan lainnya.

Wahyu menyampaikan bahwa capaian prestasi tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga stabilitas harga di Provinsi Bengkulu.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras TPID dan TP2DD Provinsi Bengkulu dalam melaksanakan berbagai langkah konkret, seperti operasi pasar, penguatan distribusi bahan pokok, serta berbagai upaya pengendalian lainnya,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, rapat High Level Meeting ini mengangkat dua topik utama, yakni Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

“Dua hal ini sangat penting, terutama menjelang akhir tahun yang penuh tantangan pengendalian inflasi, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional ketika permintaan masyarakat meningkat,” jelasnya.

Menurut Wahyu, tingkat inflasi Provinsi Bengkulu hingga November 2025 berada di angka 2,72 persen.

“Target inflasi kita 2,5 persen ±1 persen. Posisi Bengkulu saat ini berada di kelas tengah yang ideal,” tegasnya.

Sementara itu, Pj Sekprov Bengkulu Herwan Antoni atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras serta kolaborasi pemerintah kabupaten dan kota dalam mengendalikan inflasi.

“TPID secara konsisten melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi bersama-sama, mulai dari pemantauan harga hingga pemenuhan kebutuhan stok,” ujarnya.

Herwan juga menyebutkan bahwa Pemprov Bengkulu telah menjalin kerjasama dengan Provinsi Jawa Tengah pada Agustus lalu sebagai daerah yang dinilai berhasil dalam pengendalian inflasi.

Dalam forum tersebut, sejumlah kepala daerah menyampaikan saran dan masukan, di antaranya Bupati Bengkulu Selatan Rifa’i Tajudin, Bupati Rejang Lebong Fikri Tobari, dan Bupati Mukomuko.

Bupati Bengkulu Selatan, Rifa’i Tajudin, mengusulkan pembangunan pabrik pakan ternak ayam petelur di Bengkulu. Pasalnya, kebutuhan telur di daerahnya masih dipasok dari Padang, Sumatera Barat.

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong, Fikri Tobari, menyoroti keterbatasan pasokan gas elpiji 3 kilogram di wilayahnya.

“Masalah gas ini menyangkut kebutuhan ibu rumah tangga. Jika sulit didapat, tentu menjadi persoalan serius,” katanya seraya mengusulkan penambahan kuota elpiji 3 kg.

Menindaklanjuti usulan pabrik pakan ternak, Fikri juga mengajukan agar fasilitas tersebut dibangun di Kabupaten Rejang Lebong, mengingat daerah tersebut telah memiliki BUMD yang siap mengelolanya.

Ke depan, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga inflasi tetap terkendali dan stabil, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu secara berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *