berita realitapost

REI Bengkulu Siap Penuhi Intruksi Walikota Terkait Ketersediaan Fasum dan Fasos serta RTH

banner 120x600

Realitapost.com, KOTA BENGKULU – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, secara resmi membuka dan memimpin rapat koordinasi terkait perizinan perumahan bersama sejumlah asosiasi pengembang properti dan dihadiri Kadisperkim, Dinas PUPR Kota dan Dinas PMPTSP di Ruang Hidayah 1, Kantor Walikota Bengkulu, Selasa (6/1/2026).

Rapat strategis ini menghadirkan perwakilan dari tiga asosiasi besar, yakni Real Estate Indonesia (REI), Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA), serta Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI). Fokus utama pertemuan ini adalah sinkronisasi komitmen pengembang dalam menyediakan Fasilitas Umum (Fasum), Fasilitas Sosial (Fasos), serta Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di setiap proyek perumahan.

Dalam arahannya, Walikota Dedy Wahyudi mengajak seluruh developer untuk lebih serius dan transparan dalam merencanakan fasilitas dasar bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap pengembang wajib memaparkan ketersediaan Fasum dan Fasos secara detail saat melakukan presentasi di hadapan Pemerintah Kota.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga Kota Bengkulu mendapatkan hunian yang tidak hanya sekadar bangunan, tapi juga lingkungan yang layak huni. Oleh karena itu, saya minta setiap developer wajib menyediakan Fasum dan Fasos sesuai aturan. Hal ini harus dipastikan sejak awal presentasi perizinan guna menjamin hak-hak dasar konsumen terpenuhi,” tegas Dedy Wahyudi usai memimpin rapat.

Selain infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase, penyediaan RTH juga menjadi sorotan utama agar kawasan hunian di Kota Bengkulu tetap asri dan memiliki resapan air yang baik, guna mencegah potensi bencana seperti banjir di masa depan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Bengkulu, Syamsul Ihwan, menyatakan kesiapan para pengembang untuk bersinergi dengan kebijakan Pemerintah Kota. Ia menegaskan bahwa anggota asosiasi berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menciptakan kawasan hunian, terutama rumah subsidi, yang berkualitas.

“Kami dari REI sangat mendukung langkah Pak Walikota. Kami siap memenuhi kewajiban terkait Fasum, Fasos, dan RTH demi menciptakan kawasan hunian warga yang nyaman dan layak. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam membangun daerah,” ujar Syamsul Ihwan.

Dengan adanya koordinasi ketat ini, diharapkan sektor properti di Kota Bengkulu dapat tumbuh pesat tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan kesejahteraan warga penghuninya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *