Bengkulu, Realitapost.com – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Muara Bangkahulu, Teluk Segara, dan Sungai Serut, Marliadi, S.E., menggelar Reses Kedua Masa Sidang II Tahun 2026 di wilayah Kopri, Kelurahan Bentiring. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di lingkungan mereka.
Dalam dialog bersama warga, persoalan banjir menjadi aspirasi utama yang disampaikan. Marliadi mengatakan, wilayah Kopri merupakan kawasan yang cukup sering terdampak banjir sehingga diperlukan upaya penanganan secara menyeluruh melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Harapannya, meskipun banjir masih terjadi, dampaknya tidak terlalu besar, tidak banyak memakan korban, dan durasinya dapat diminimalkan sehingga lebih mudah diatasi,” ujar Marliadi.
Selain persoalan banjir, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan akan peningkatan infrastruktur, seperti pelebaran jalan, penataan persimpangan, pemasangan lampu jalan, hingga peningkatan layanan pendidikan.
Menurut Marliadi, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Simpang Empat Kopri. Pada jam-jam sibuk, antrean kendaraan dapat mencapai sekitar setengah hingga satu kilometer sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, warga mengusulkan pelebaran jalan dan penataan persimpangan agar arus lalu lintas menjadi lebih lancar.
Ia juga menilai Jalan Kopri yang masih sempit sudah selayaknya mendapat perhatian melalui pelebaran jalan atau penambahan bahu jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mengurangi risiko kecelakaan. Sementara itu, pemasangan lampu penerangan jalan dinilai penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas, terutama pada pagi dan malam hari.
Di bidang pendidikan, Marliadi turut menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menurutnya, berbagai persoalan dalam pelaksanaan SPMB mulai berkurang, namun masih terdapat keluhan masyarakat terkait pembelian seragam sekolah. Ia mendorong agar masyarakat diberikan kebebasan membeli seragam di toko mana pun sehingga tercipta persaingan harga yang sehat dan biaya yang ditanggung orang tua siswa dapat lebih terjangkau.
Sementara itu, Lurah Bentiring, Herli Marlina, mengapresiasi pelaksanaan reses yang menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan warga dapat diperjuangkan dan direalisasikan bersama oleh Pemerintah Kota Bengkulu dan DPRD Kota Bengkulu.
Menurut Herli Marlina, selain penanganan banjir, masyarakat juga sangat membutuhkan pelebaran badan jalan dan pemasangan lampu jalan. Seiring bertambahnya jumlah kendaraan, kapasitas jalan yang ada sudah tidak lagi memadai sehingga pelebaran jalan diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan.
Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan, sehingga kebutuhan warga, khususnya di wilayah Dapil I Kota Bengkulu, dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas.(Damar)

















