berita realitapost

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bengkulu Andi Saputra Soroti Leletnya Proyek Tanjung Agung

Banyak Warga Menderita

banner 120x600

Bengkulu, Realitapost.com — Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bengkulu, Andi Saputra, S.Pd.I, melontarkan kritikan keras dalam Rapat Paripurna masa sidang I DPRD Kota Bengkulu terkait kondisi banjir di Kota Bengkulu.

​Andi menekankan pentingnya pemerintah untuk lebih PEKA dan MEMPERCEPAT pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Kita tidak boleh membiarkan masyarakat terus menanggung beban akibat keterlambatan pembangunan!

Andi, memberikan teguran keras sekaligus dorongan kepada pihak pelaksana proyek dan dinas terkait untuk segera menuntaskan pengerjaan konstruksi bangunan di kawasan Tanjung Agung, Kota Bengkulu.

​Pasalnya, keterlambatan pengerjaan proyek tersebut dinilai menjadi pemicu utama musibah banjir yang terus menghantui warga setempat hingga saat ini.

Dampak Buruk bagi Masyarakat

Menurut Andi, proyek yang seharusnya menjadi solusi infrastruktur justru memberikan dampak negatif sementara yang merugikan warga. Saluran drainase yang terganggu akibat aktivitas konstruksi menyebabkan debit air hujan tidak tertampung dan meluap ke pemukiman.

​”Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat Tanjung Agung. Banjir masih terjadi setiap kali hujan turun, dan ini sangat mengganggu aktivitas serta ekonomi warga. Saya minta pengerjaan ini tidak ditunda-tunda lagi, segera tuntaskan!” tegas Andi saat meninjau lokasi.

Tuntut Profesionalisme Kontraktor

Andi menekankan bahwa percepatan pembangunan bukan berarti mengurangi kualitas bangunan. Ia meminta pengawasan ketat agar konstruksi selesai tepat waktu namun tetap sesuai spesifikasi teknis agar masalah banjir bisa teratasi secara permanen.

​”Masyarakat sudah cukup bersabar. Jangan sampai proyek yang tujuannya baik malah menyengsarakan rakyat karena durasi pengerjaan yang lambat. Pihak kontraktor harus menambah personel atau lembur jika perlu,” tambahnya.

Langkah Selanjutnya

Pihak DPRD melalui komisi terkait akan terus memantau perkembangan di lapangan dalam beberapa pekan ke depan. Andi berharap dengan selesainya proyek tersebut, sistem drainase di Tanjung Agung kembali normal dan warga tidak lagi menjadi langganan banjir saat cuaca ekstrem melanda Kota Bengkulu.(Damar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *