banner 728x250

Sultan RI 7, Tiga DPD RI dan 4 DPR RI Perwakilan Bengkulu Tutup Mata Pendangkalan Alur Pulau Baai

banner 120x600

Bengkulu, Realitapost.com — Bencana alam dan kini berstatus gawat darurat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu membuat banyak pihak yang simpati dan turut peduli dengan kondisi tersebut.

Bahkan Gubernur Helmi Hasan bersama jajarannya pun telah merespon cepat mengeluarkan surat edaran dan memerintahkan segera PT Pelindo Bengkulu bergerak cepat atasi bencana alam pendangkalan yang terjadi.

Namun mirisnya, musibah pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai yang terjadi sampai saat ini tidak mendapatkan rasa simpati dari wakil rakyat perwakilan Bengkulu yang duduk nyaman di kursi senayan.

Tercatat setidaknya ada Ketua DPD RI Sultan Najamuddin atau RI 7 bersama 3 senator ditambah 4 anggota DPR RI Dapil Bengkulu sampai kini tidak memberikan rasa simpati dan empati terhadap warga Enggano yang terdampak akibat bencana pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai.

Inilah potret suram betapa wakil atau perwakilan pejabat Bengkulu yang ada di senayan buta akan masalah bencana besar yang terjadi di Pelabuhan satu satunya jantung perekonomian Bengkulu.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemerintahan Ormas Himpunan Pemuda Bantu Rakyat (HPBR) Provinsi Bengkulu, Raditya, mengaku sangat menyayangkan sikap tutup mata pejabat wakil Bengkulu di senayan yang ongkang-ongkang kaki duduk manis dikursi empuk dengan gaji melimpah.

“Makanya kami sangat sesalkan tidak adanya respon atau upaya dari wakil pejabat negara kita di senayan yang ikut mendorong atau meninjau langsung kondisi pelabuhan yang mengalami pendangkalan. Sikap yang ditunjukkan wakil rakyat kita di senayan menjadk bukti bahwa mereka bekerja bukan atas dasar respek dengan nasib kemajuan Bengkulu tapi hanya sekedar mencari makan dan kekayaan dari Bengkulu,” tegasnya.

Kehadiran mereka di senayan seakan tak menjadi jaminan bisa membawa aspirasi masyarakat Bengkulu khususnya persoalan kebencanaan yang terjadi.”Justru kami malu punya wakil rakyat di senayan dan perwakilan RI 7 yang selama dibanggakan ternyata hanya jadi pepesan kosong byang tak memiliki banyak manfaat buat masyarakat Bengkulu khususnya warga kita di Pulau Enggano,” tegasnya lagi. (Damar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *