REALITAPOST.COM, BENGKULU – Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu terus mematangkan seluruh lini kesiapan menjelang penilaian akreditasi yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cherlyviera, menegaskan bahwa ada tiga aspek utama yang kini menjadi fokus penguatan internal. Aspek tersebut meliputi mutu pelayanan, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta kelayakan fasilitas dan sarana prasarana penunjang medis.
Apalagi lanjut dia, mempertahankan status akreditasi Paripurna yang sudah diraih bukan perkara mudah. Bahkan kondisi saat ini adanya kebijakan efisiensi dan gejolak ekonomi membuat manajemen RSDH Kota Bengkulu dapat mengoptimalkan semua potensi dan komponen yang tersebut untuk tetap bisa meraih hasil yang maksimal.
“Tentu kami optimis untuk mempertahankan apa yang sudah dicapai RSHD Kota Bengkulu. Setidaknya mendekati akhir masa pensiun saya sebagai Direktur RSHD bisa menjaga hasil yang sudah diraih selama ini buat masyarakat Kota Bengkulu,” terangnya.
Sebagai langkah konkret, RSHD Kota Bengkulu berencana mendatangkan tim penguji atau Surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada bulan depan. Kehadiran tim independen ini bertujuan untuk melakukan simulasi penilaian sekaligus mengevaluasi langsung peta kesiapan yang telah berjalan.
“Kami ingin memastikan seluruh komponen di RSHD benar-benar siap. Evaluasi dari Surveior KARS bulan depan akan menjadi tolok ukur kami dalam menyempurnakan kekurangan yang ada, sehingga saat penilaian utama di bulan Oktober nanti, RSHD Kota Bengkulu bisa meraih hasil yang maksimal,” ujar dr. Lista Cherlyviera saat dikonfirmasi.
Melalui persiapan yang terstruktur ini, RSHD Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan standar mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.(Damar)

















