REALITAPOST.COM, KOTA BENGKULU – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fahrulsyah, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah cepat yang diambil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam memberlakukan pembatasan jam malam bagi pelajar.
Kebijakan ini diambil sebagai respons tegas atas meningkatnya aktivitas geng motor yang mulai meresahkan warga dan mengganggu keamanan serta ketertiban umum (kamtibmas) di wilayah Kota Bengkulu.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pak Wali dan Forkopimda. Fenomena geng motor ini tidak bisa dibiarkan berlarut karena sudah mengancam keselamatan masyarakat. Pembatasan jam malam bagi anak sekolah adalah langkah preventif yang sangat tepat,” ujar Fahrulsyah.
Politisi PAN ini menilai bahwa mobilitas remaja di malam hari tanpa tujuan yang jelas seringkali menjadi pemicu terjadinya tindak kriminalitas maupun aksi tawuran. Dengan adanya regulasi jam malam, diharapkan ruang gerak kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan gangguan keamanan dapat dipersempit.
Imbau Peran Aktif Orang Tua
Selain mendukung tindakan dari pemerintah dan aparat penegak hukum, Fahrulsyah juga menekankan pentingnya pengawasan di level keluarga. Ia mengimbau seluruh orang tua di Kota Bengkulu untuk lebih proaktif dalam memantau aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari.
“Pemerintah dan polisi tidak bisa bekerja sendirian. Kunci utamanya ada di rumah. Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah sebelum jam yang ditentukan. Jangan biarkan mereka keluyuran tanpa pengawasan yang jelas,” tegasnya.
Langkah kolaboratif antara kebijakan pemerintah, ketegasan aparat, dan kesadaran orang tua diharapkan dapat mengembalikan situasi Kota Bengkulu yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat

















