berita realitapost

Wartawan Dikeluarkan dari Grup WA, Humas OJK Bengkulu Disorot: Media Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf

banner 120x600

Bengkulu, Realitapost.com – Insiden tidak menyenangkan terjadi dalam komunikasi antara wartawan dan Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu. Seorang wartawan diduga dikeluarkan (di-kick) dari grup WhatsApp resmi OJK setelah mengajukan pertanyaan terkait informasi yang sedang dibutuhkan redaksi.

Kejadian ini menuai respons dari berbagai kalangan, salah satunya datang lagi dari Wakil Ketua HPBR Provinsi Bengkulu, Dian Marfani, yang akrab disapa Damar, Selasa (2/12).

Menurut Damar, tindakan oknum humas tersebut sangat disayangkan dan tidak sepatutnya terjadi, terlebih di era digital di mana media menjadi salah satu pilar utama dalam penyebaran informasi publik.

“Wartawan adalah profesi yang patut dihormati. Mereka bekerja menjalankan fungsi kontrol dan informasi bagi masyarakat. Mengeluarkan wartawan dari grup hanya karena bertanya merupakan tindakan yang tidak etis,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Undang-Undang Pers dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik telah memberikan mandat jelas bahwa humas sebagai juru bicara lembaga publik harus bersikap transparan, komunikatif, serta menjalin hubungan baik dengan media.

Langkah mengeluarkan wartawan dari grup WA, kata Damar, bertentangan dengan tugas humas yang seharusnya memfasilitasi aliran informasi, bukan membatasinya.

“OJK adalah lembaga resmi pengawas keuangan. Sudah selayaknya mereka bersikap profesional, bijak, dan objektif dalam menjawab pertanyaan media. Bukan bertindak arogan atau emosional,” tambahnya.

Insiden itu, menurutnya, menciptakan citra buruk bagi lembaga yang seharusnya menjadi contoh dalam pelayanan publik. Ia menilai, apa pun bentuk pertanyaan yang diajukan wartawan, humas wajib menanggapi dengan etika dan komunikasi yang baik.

Atas kejadian ini, pihaknya meminta OJK Bengkulu untuk memberikan klarifikasi resmi dan menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan yang menjadi korban tindakan tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan hubungan antara OJK serta insan pers dapat kembali berjalan profesional.

“Kita berharap OJK dapat segera memberikan klarifikasi agar hubungan baik dengan media tetap terjaga. Media bukan musuh, melainkan mitra strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” tutupnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *