Demo Mahasiswa Unib Berujung Adu Jotos Hingga Larangan Wartawan Meliput

- Publisher

Selasa, 24 Agustus 2021 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Realitapost.com, Bengkulu –
Demo ratusan mahasiswa lintas program studi Universitas Bengkulu (Unib) terhadap pembekuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unib berakhir baku hamtam dan wartawan dilarang meliput oleh pihak keamanan kampus, Selasa (24/08).

Baku hantam bermula saat petugas keamanan kampus berusaha menghadang mobil komando yang digunakan massa untuk memasang spanduk bertuliskan protes di atas gedung fakultas hingga membuat kaca depan bagian kiri mobil tersebut pecah.

Hal itu kemudian memicu reaksi massa hingga bentrok antara petugas keamanan yang berjaga dan mahasiswa pun tak bisa dihindari.

Kaca mobil komando yang digunakan massa pecah dalam unjuk rasa yang dilakukan sekitar seratusan mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) terkait pembekuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unib.

“Padahal pihak fakultas sudah membolehkan kami memasang spanduk di atas hanya satpam menghadang dan memukul kaca mobil sampai pecah,” kata salah satu mahasiswa.

Kericuhan itu terjadi saat beberapa orang perwakilan mahasiswa sedang melakukan dialog bersama pihak fakultas di dalam gedung Dekan Fakultas Unib.

Kericuhan bahkan sempat terjadi beberapa kali, sebelum akhirnya perwakilan mahasiswa dan pihak keamanan kampus sepakat agar kedua pihak tidak berdiri dalam jarak dekat dan berhadap-hadapan. Kondisi mulai kondusif dan terkendali saat beberapa perwakilan mahasiswa yang mengikuti dialog keluar dari ruang dekan.

Salah satu pihak keamanan kampus menyebut kericuhan yang sempat terjadi tidak sampai menimbulkan korban luka, baik dari pihak keamanan maupun mahasiswa.”Tidak. Tidak ada korban yang luka, semua aman,” katanya.

Di sisi lain, sejumlah awak media yang meliput kegiatan unjuk rasa terkait pembekuan BEM Fakultas Hukum Unib dilarang meliput dialog antara pihak fakultas dengan beberapa perwakilan mahasiswa yang membicarakan tuntutan mahasiswa.

Pihak fakultas hanya membolehkan media internal Unib yang meliput pertemuan tersebut. Sementara media lain dilarang masuk dan tertahan di luar gedung fakultas.

Tidak jelas alasan mengapa awak media yang sejak awal meliput unjuk rasa tersebut dilarang masuk ke ruang pertemuan untuk melakukan peliputan.”tidak boleh masuk,” kata salah satu petugas keamanan yang menjaga pintu masuk gedung Fakultas Hukum Unib.

Berita Terkait

27 Februari, Bank Indonesia Ajak Semua Elemen Bedah Buku “BENGKULU HEBAT”
Terima Kasih Edwar Samsi Untuk Masyarakat Kepahiang
Gubernur Rohidin Ajak Warga Bumi Rafflesia Dukung Nabila Putri Bintadytama
Usai Salurkan Hak Pilih Bersama Istri, Paul Baja: Semoga yang Terbaik Menang
Sujono Serukan Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya Besok Dengan Baik
Pemkab Pesisir Barat Pantau Pendistribusian Logistik Pemilu Daerah Terisolir Menggunakan Gerobak Sapi
Inilah Profile Lengkap Dempo Xler Caleg DPRD Provinsi No 2
Sekretaris KPU Pesisir Barat “Jangan Main-Main Mengenai Anggaran KPPS “

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:42 WIB

Gelar Syukuran, BKMT Ujan Mas Kepahiang Do’akan Edwar Samsi Jadi Bupati

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:07 WIB

Aksi Borong Jualan Pedagang Ala Suimi Fales Caleg DPR RI No 1

Sabtu, 10 Februari 2024 - 10:32 WIB

“Alap”, Ahmad Kanedi Edukasi Bongkar APK Sendiri

Sabtu, 10 Februari 2024 - 10:02 WIB

Momentum HPN, Caleg Gustri Handayani Siap Mengabdi

Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:13 WIB

Profil Sujono, Caleg DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Bengkulu Utara – Bengkulu Tengah

Rabu, 13 Desember 2023 - 17:06 WIB

Mohammad Saleh Dipercaya Lagi Pimpin IKJPP Provinsi Bengkulu

Selasa, 12 Desember 2023 - 17:01 WIB

Ketua Relawan ProJo Provinsi Bengkulu Dan PAN Siap Menangkan Prabowo-Gibran

Minggu, 10 Desember 2023 - 16:31 WIB

Kampanye Flashmob, PKS Rejang Lebong Kampanyekan Capres AMIN Serentak 

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Optimis kembali Dongkrak Ekonomi Lokal

Jumat, 23 Feb 2024 - 10:31 WIB