berita realitapost

Dorong Ekosistem Syariah, KPwBI Bengkulu Gelar Kolaborasi Strategis “BERKAH x FLEKSI” 2026

banner 120x600

REALITAPOST.COM, BENGKULU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu secara resmi membuka perhelatan akbar “Bengkulu Road to Festival Ekonomi Syariah (BERKAH)” yang disinergikan dengan “Festival Edukasi Inklusi dan Inflasi (FLEKSI)” tahun 2026. Acara ini berlangsung meriah di Atrium Bencoolen Mall dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026.

Kolaborasi dua agenda besar ini merupakan langkah strategis Bank Indonesia untuk memperkuat posisi Provinsi Bengkulu dalam ekosistem ekonomi syariah nasional. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya inklusi keuangan dan pengendalian inflasi di daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menekankan bahwa kunci utama pembangunan ekonomi daerah adalah kolaborasi yang erat antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, instansi vertikal, serta sektor perbankan.

“Ekonomi kita harus berjalan beriringan. Sistem konvensional dan syariah saling melengkapi serta mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan yang lebih besar dan lebih jauh,” ujar Wahyu dalam sambutannya, Jumat sore (24/4/2026).

‎Wahyu memaparkan capaian membanggakan Indonesia yang kini menempati peringkat ketiga dunia pada “Global Islamic Economy Indicator” 2024–2025. Prestasi ini didorong oleh sektor “fashion”, pariwisata halal, serta farmasi dan kosmetik halal. Ia optimistis Bengkulu mampu berkontribusi besar dalam mempertahankan tren positif tersebut melalui pengembangan ekosistem yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam upaya mendorong ekonomi syariah, Bank Indonesia fokus pada tiga pilar strategis, yaitu:

1. Ekosistem Produk Halal: Memberikan bantuan sertifikasi halal bagi UMKM pangan dan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).

‎ 2. Kemandirian Ekonomi Pesantren: Penyerahan wakaf produktif untuk membantu pesantren agar lebih berdaya secara ekonomi. Dalam waktu kurang dari tiga minggu, dana wakaf produktif telah terkumpul lebih dari Rp100 juta.

‎ 3. Penguatan Sektor Keuangan: Fasilitasi “business matching” atau pembiayaan syariah antara pelaku UMKM dengan perbankan syariah.

Rangkaian Acara dan Kompetisi Gelaran BERKAH x FLEKSI 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya:

– Sharia Fair: Menampilkan produk unggulan pesantren binaan seperti hidroponik, telur ayam, kopi, dan air minum dalam kemasan.

‎- Layanan Edukasi:Booth perbankan syariah yang memberikan informasi produk serta fasilitasi layanan keuangan bagi masyarakat.

‎- Sharia Competition: Berbagai perlombaan tingkat daerah yang pemenangnya akan dikirim ke tingkat Regional Sumatra di Palembang pada Juni mendatang, hingga ke tingkat nasional pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta.

Melalui festival ini, diharapkan terjadi akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan sertifikasi halal bagi UMKM di Bengkulu, sejalan dengan target nasional menuju pusat ekonomi syariah dunia.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menarik ribuan pengunjung sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi daerah yang lebih modern dan berlandaskan nilai-nilai syariah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *