banner 728x250
Blog  

Lapas Kelas 2A Bentiring Usulkan 570 Warga Binaan Divaksinasi

banner 120x600


Realitapost.com, Bengkulu –
Pihak Lapas Kelas 2A Bentiring Bengkulu saat ini tengah menunggu hasil surat yang dilayangkan Kemenkum-HAM terkait usulan vaksinasi terhadap seluruh warga binaan se Indonesia baik di Pemasyarakatan Lapas dan rutan.

Kepala Lapas Ade Kusmanto saat ditemui diruang kerjanya, Selasa siang (13 Juli 2021) menjelaskan untuk jumlah warga binaan yang ada saat ini berjumlah 720 orang. Dari jumlah tersebut baru 110 orang warga binaan yang sudah dilakukan vaksinasi covid19 oleh pihak Dokes Polda Bengkulu.

Sedangkan 570 orang warga binaan yang masih belum bisa di vaksinasi karena terganjal administrasi kependudukan. Sedangkan 42 orang yang tidak bisa divaksinasi karena ada penyakit bawaan. Untuk itulah pihaknya melalui Kemenkum-HAM tengah menunggu balasan dari Kemenkes RI agar bisa mengabulkan usulan yang telah disampaikan secara resmi oleh Kemenkum-HAM.

Ia juga menambahkan reaksi atau animo warga binaan untuk divaksinasi sangat tinggi karena hampir sebagian ini divaksinasi. Apalagi ditengah kondisi angka terpapar covid19 di Kota Bengkulu sudah cukup mengkhawatirkan sehingga telah membuat warga binaan mulai peduli akan bahaya penyebaran covid19.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Bengkulu untuk tidak terlalu panik atau takut dengan kondisi penyebaran covid19 meski sudah mengkhawatirkan. Tetap jalankan intruksi pemerintah dengan penerapan disiplin Prokes secara ketat saat beraktivitas diluar rumah. 

Sedangkan bagi yang terpapar covid19, untuk tidak juga ikut panik dan tetap tenang serta sabar. Kemudian segera lakukan langkah isolasi mandiri (Isoman),  mengkonsumsi vitamin, makan teratur, istirahat yang cukup, jangan banyak pikiran, berjemur di pagi menjelang siang hari.

“Kalau langkah itu dilakukan mudah-mudahan proses penyembuhan tidak begitu lama. Karena kami sebelumnya juga sudah ada 22 orang warga binaan yang terpapar covid19. Namun dengan penanganan yang tenang dan tidak panik, lalu warga binaan yang terpapar kita tenangkan dan dibawa keruangan khusus Isolasi mandiri serta diberikan obat, vitamin dan istirahat yang cukup. Lalu warga binaan lain juga kita terapkan Prokes ketat, akhirnya 22 warga binaan kita kembali pulih sedia kala,” jelasnya.(gol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *