berita realitapost

Rupiah Terperosok, Nilai Tukar Tembus Rp16.950 per Dolar AS

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan tren pelemahan signifikan pada perdagangan Selasa (20/1/2026). Berdasarkan data pasar spot, mata uang Garuda kini telah menembus level psikologis baru di angka Rp16.950 per dolar AS.

Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Secara global, penguatan indeks dolar AS didorong oleh kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed) yang tetap ketat guna menekan inflasi, serta ketegangan geopolitik yang membuat investor beralih ke aset aman (safe haven).

Di sisi domestik, meningkatnya permintaan valuta asing untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi dividen awal tahun turut menambah tekanan pada mata uang lokal.

Para analis memperingatkan bahwa jika tren ini berlanjut, harga barang impor (inflasi impor) berpotensi naik, yang pada akhirnya dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Masyarakat dapat memantau pergerakan kurs secara real-time melalui Kurs Transaksi Bank Indonesia atau menggunakan layanan Bloomberg Market Data untuk analisis pasar global yang lebih mendalam.

Bank Indonesia diharapkan segera melakukan langkah intervensi di pasar valas maupun pasar obligasi guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tidak melambung lebih jauh melampaui level Rp17.000

Exit mobile version