Realitapost.com, KEPAHIANG — Dalam rangka memperingati 30 Tahun Tragedi Kudatuli 27 Juli 1996, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan serentak se-Provinsi Bengkulu.
Untuk tingkat provinsi, kegiatan dipusatkan di Desa Tugu Rejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Sabtu (25/7/2026).
Edwar Samsi, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fraksi PDI-P mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum bagi kader PDI-P untuk mengingat sejarah perjuangan partai sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Kegiatan ini dilaksanakan serentak se Provinsi Bengkulu. Untuk tingkat provinsi kita laksanakan di Desa Tugu Rejo Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang,” ujar Edwar.
Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua DPD PDI-P Provinsi Bengkulu sekaligus Wakil Gubernur Bengkulu H. Ir. Mian, Anggota DPR RI Dapil Bengkulu Eko Kurnia Ningsih, seluruh Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fraksi PDI-P, serta Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong.
Turut hadir pula seluruh pengurus DPC PDI-P se-Kabupaten Kepahiang dan pengurus DPC se-Provinsi Bengkulu yang mengikuti secara zoom.
Rangkaian acara diisi dengan istigosah bersama, pemberian santunan kepada anak yatim piatu, dan penyerahan bantuan.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD PDI-P Provinsi Bengkulu H. Ir. Mian juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk Madrasah Aliyah (MDA) Desa Tugu Rejo.
“Ini bentuk nyata kepedulian PDI-P kepada masyarakat, khususnya dunia pendidikan dan anak-anak yang membutuhkan,” kata Edwar Samsi.
Edwar menegaskan, peringatan 30 Tahun Kudatuli bukan hanya seremoni. Tetapi menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.
“Kami ingin PDI-P hadir tidak hanya di ruang politik, tapi juga di tengah masyarakat dengan aksi nyata,” pungkasnya.

















