Syiafril Sebut TB KKT Bengkulu Diduga Lakukan “Pembohongan Publik”

- Publisher

Rabu, 23 Maret 2022 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Realitapost.com, Bengkulu – Nampaknya polemik Tradisi Budaya Kerukunan Keluarga Tabut (TB-KKT) versi Oza Otarino dan TB KKT Bencoolen versi Achmad Syiafril SY kembali memanas setelah pihak Oza mendatangi pihak Notaris Idayanti Said, SH, beberapa waktu lalu.

Atas hal itu, pihak Syiafril Cs saat dikonfirmasi via pesan WA mengatakan bahwa pihak TB KKT versi Oza Otarino diduga melakukan “Pembohongan Publik”. Pasalnya 10 orang yang diklaim itu fiktif karena 8 orang TB KKT mereka sudah menyatakan pengunduran diri yang dibuktikan dengan surat pernyataan diatas materai. 

“Sedangkan 3 dari 10 tabut itu adalah fiktif, mana mungkin mereka bisa menjadi 10 karena 8 (delapan) dari yg sempat  begabung  ke TB KKT sudah undur diri dan kembali ke kkt bencoolen,” tegasnya.

Dia menambahkan, Delapan (8) yang mengayatakan diri mundur dari TB KKT Bengkulu secara satu persatu bergabung ke perkumpulan TB KKT Bencoolen. Apalagi, pernyataan semacam ini ada 8 (delapan) ditambah dengan Tabut Imam dan tabut yg ditiadakan di Kampung Batu Berqash terus dialihkan ke Malabro sebagai tindaklanjut dari proses hukum di Polda Bengkulu pada   tanggal 10 sept 2020 – 2 Maret 2021. 

Lalu,  atas 2 (dua) Penja tabut yang sudah dia pegang sejak 11 Juni 1994,  hendak diambil alih oleh Syaiful Idris akhirnya kandas/diambil paksa oleh Polda Bengkulu dan dikembali lagi kepada dirinya melalui proses hitam di atas putih alias surat serah terima yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun. 

“Semua itu sudah saya umumkan secara terbuka melalui press conference tanggal 13 Agustus 2021. Jadi, jika syaiful idris masih dianggap sebagai pemegang penja tabut oleh kelompok oza Otorino (TB KKT Bengkulu) berarti adalah tindakan  memaksakan kehendak yg melawan hukum,” jelasnya.

“Kami berharap mereka yang menggugat bukan ke Notaris melainkan ke pengadilan jika kurang berkenan dengan legalitas TB KKT Bencoolen, bukannyo malah protes atau menggugat notaris. Itu salah alamat namanya. Adapun Jumlah TB KKT Bencoolen yang saat ini ada berjumlah 13 orang terdiri dari 8 orang pindahan dari TB KKT Bengkulu ditambah 2 anggota TB KKT Bencoolen dan 3 Juru Kunci dari Padang Jati,” tegasnya.(red)



Berita Terkait

Terima Kasih Edwar Samsi Untuk Masyarakat Kepahiang
Gubernur Rohidin Ajak Warga Bumi Rafflesia Dukung Nabila Putri Bintadytama
Usai Salurkan Hak Pilih Bersama Istri, Paul Baja: Semoga yang Terbaik Menang
Sujono Serukan Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya Besok Dengan Baik
Pemkab Pesisir Barat Pantau Pendistribusian Logistik Pemilu Daerah Terisolir Menggunakan Gerobak Sapi
Inilah Profile Lengkap Dempo Xler Caleg DPRD Provinsi No 2
Sekretaris KPU Pesisir Barat “Jangan Main-Main Mengenai Anggaran KPPS “
SISWA SMA LABSCHOOL CIBUBUR BORONG MEDALI EMAS DI LOMBA PENEMU INTERNASIONAL

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 06:12 WIB

Pemprov dan Angkasa Pura II Siap Kalaborasi Bangun Ikonik Bunga Rafflesia

Senin, 19 Februari 2024 - 00:01 WIB

Tahun Ini Buku Bengkulu Hebat Segera Masuk iPusnas

Minggu, 18 Februari 2024 - 22:59 WIB

Sinergi Bersama LSM dan Media Bengkulu Utara, Gubernur Rohidin Pesankan Ini

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:54 WIB

Hasil Ujikom Kepala OPD Siap Diserahkan Pemprov Bengkulu ke KASN Minggu Ini

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:46 WIB

Imbauan Dispora Provinsi Bengkulu Terkait Pemanfaatan Stadion Semarak Bengkulu

Sabtu, 17 Februari 2024 - 06:34 WIB

Dispora Provinsi Bengkulu Imbau Kesiapan PEPARNAS Ke IX Tahun 2024

Jumat, 16 Februari 2024 - 23:18 WIB

Kadispora Provinsi Bengkulu Ingatkan Kesiapan KEJURDA Atletik 2024

Jumat, 16 Februari 2024 - 23:06 WIB

Dispora Provinsi Bengkulu Ajak Pemuda Bengkulu Ikuti Program PPAP

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Optimis kembali Dongkrak Ekonomi Lokal

Jumat, 23 Feb 2024 - 10:31 WIB