banner 728x250

2019, RSUD Kota Bengkulu Lanjutkan Pembangunan Ruang Isolasi

banner 120x600
Direktur RSUD Kota Bengkulu, Lista Cerlyviera

REALITAPOST.COM – Pembangunan ruangan isolasi bagi pasien menular yang dilakukan pihak RSDU Kota Bengkulu melalui anggaran tahun 2018 sudah hampir selesai. Namun karena adanya kebijakkan rasionalisasi maka penyelesaian lanjutan tahap kedua akan kembali diusulkan kepada Pemerintah Kota melalui anggaran 2019.


Direktur RSUD Kota Bengkulu, Lista Cerlyviera, kepada wartawan, Kamis (25/10/2018), menjelaskan pembangunan unit ruang isolasi tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan yang nyaman bagi pasien penyakit menular dan memberikan rasa aman bagi pasien atau keluarga pasien lainnya.

“Sebab diruangan isolasi ini untuk pasien HIV, TB Paru, Hepatitis, Tetanus, Rabies. Jadi penanganan pasien ini khususnya agar tidak menular dan setiap ruangan disiapkan wastafel sehingga tetap nyaman bagi keluarga pasien. Dan pasien lain tetap aman tidak akan tertular melalui udara,” terangnnya.

banner 325x300

Ruangan Isolasi ini lanjutnya terdiri dari 4 lantai. Lantai pertama dan kedua diperuntukkan lokasi parkir kendaraan bagi keluarga pasien. Lantai 3 dan 4 untuk ruangan pasien penderita penyakit menular. Disamping itu juga ada penambahan poli untuk VCT penderita penyakit ODHA. Disamping itu RSUD Kota akan mendapat tambahan obat-obatan HIV/AIDS yang disuplay dari pusat ke RSUD Kota Bengkulu.”Jadi pelayanannya cukup di rumah sakit Kota untuk penderita penyakit menular,” tuturnya.


Disisi lain jumlah SDM tenaga dokter yang dimilik RSUD Kota Bengkulu tergolong mumpuni melayani pasien yang dirawat. Jumlah tenaga dokter yang ada saat ini mencapai 17 orang dengan rincian Opgyn 3 orang, penyakit dalam 5 orang, dokter Anak 2 orang, dokter THT 1 orang, dokter Anastesi 1 orang, Radiologi 1 orang, dokter Patologi anatomi 1 orang, dokter gigi 2 orang, dokter bedah 2 orang. 

“Dokter mata akan ditambah termasuk dokter kulit juga akan disiapkan. Namun tentunya semua sarana dan prasana harus kita siapkan sehingga dokternya bisa dengan nyaman bekerja melayani pasiennya,” tutupnya.(gol)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *