banner 728x250

Diduga Diintervensi, Kepsek SDN 3 Mengundurkan Diri

banner 120x600


P
ESISIR BARAT – Kasus Penggusuran
SDN 3 Kecamatan Pesisir Tengah Kabuptaen Pesisir Barat Provinsi Lampung, oleh
Pemerintah setempat rupanya berbuntut panjang. Tak hanya persoalan kegiatan
belajar mengajar yang dikecam banyak pihak. Tapi aksi protes dan aksi
solidaritas KOIN PEDULI pun mengalir deras terhadap nasib siswa-siswi SDN 3
tersebut.
Kabar terbaru, Kepala SDN 3, Yunarti, secara resmi
mengundurkan diri dari jabatannya lantaran diduga tak kuat dengan intervensi
sejumlah pihak terutama dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat.
Kabar tersebut pun sampai ketelinga banyak pihak termasuk LSM.

Kepada wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat
Gerakan Pemberantas Korupsi ( LSM-GEPAK)
, Ade, Selasa siang (03 Maret 2018), mengaku prihatin dengan kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Pesisir
Barat pasca penggusuran SDN 3. Kabar mundurnya Kepala Sekolah SDN 3 tersebut cukup mengganjal publik.
Pasalnya, Yunarti, berdalih penguduran dirinya lebih disebabkan karena faktor  kesehatan. Hal itu dinilai sangat aneh dan tidak masuk akal.”Jadi saya pikir itu alasan akalan-akalan saja. Apalagi berita penggusuran SDN 3 sudah mencuat sehingga boleh jadi menjadi tekanan berat dari atasannya,”
tegasnya.


Sementara itu, Dwi Karyanto pengamat
birokrasi di Pesibar, mengatakan, pengunduran diri sikap yang baik daripada
menjabat tetapi ditekan dari atasan, Menurut dia, jarang ada birokrat di Kota
manapun dan Pemerintah Provinsi yang mundur dari jabatannya. 

Seharusnya pihak
Pemerintah harus mengambil sikap untuk secepatnya mencari solusi bagaimana
menciptakan dan membuat gedung untuk sekolah yang digusur. Tidak ada gunanya
mengintervensi pihak bawahan.

”Ketika orang berlomba mencari jabatan, Kepsek justru mundur. Perlu mendapat
apresiasi namun ada sedikit kejanggalan dari sikap yang
dilakukan Kepala Sekolah tersebut
,” katanya sembari menggambarkan kalau pengunduran diri Kepala Sekolah biasanya terjadi karena tekanan terlalu kuat
sehingga ia harus mundur.
[DONGAH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *