banner 728x250

Pemkot Bengkulu Lounching Bantuan 10.946 PKH

banner 120x600


banner 325x300
Penjabat Walikota Bengkulu Drs. H. Budiman Ismaun foto bersama penerima bantuan Program PKH

BENGKULU – Sebanyak 10.946 warga tidak mampu
kota Bengkulu Propinsi Bengkulu berhak mendapatkan program keluarga harapan
(PKH) dari Pemerintah Pusat yang disalurkan kepada Pemerintah Kota Bengkulu.
Launching
Penyaluran dana PKH tersebut melalui Dinas Sosial Kota Bengkulu yang dipusatkan
di Kecamatan Ratu Agung, dan disaksikan langsung Penjabat Walikota Bengkulu
Drs. H Budiman Ismaun, yang dihadiri Kepala Cabang BRI Kota Bengkulu, Kepala
OPD, Camat dan Lurah se Kota Bengkulu, Selasa pagi (13 Maret 2018).
Program
PKH ini sendiri adalah program perlindungan sosial kepada Rumah tangga sangat
miskin (RTSM) yang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar
generasi, agar mampu keluar dari perangkap kemiskinan demi mendukung pencapaian
tujuan pembangunan milenium.
Sambutan Penjabat Walikota Bengkulu dihadapan peserta acara
“Untuk
tahun ini kita tambah 100 persen, kita berharap penerima bantuan ini dapat
memanfaatkan sesuai kebutuhan nya”, ungkap Budiman Ismaun.
Bantuan
Program Keluarga Harapan (PKH) ini diberikan kepada 10.946 Keluarga Penerima
Manfaat (KPM) yang tersebar di 9 Kecamatan yang ada di kota Bengkulu.
Indeks
bantuan PKH terbagi 3 Komponen antara lain, KPM reguler sebesar Rp.
1.890.000,-/Tahun/Keluarga, Komponen Lansia Sebesar Rp.
2.000.000,-/Tahun/Keluarga, Komponen Disabilitas Sebesar Rp.
2.000.000,-/Tahun/Keluarga. Bantuan ini akan disalurkan 4 Tahap dalam setahun.
Sementara
itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Syahrul Tamzie meyampaikan bahwa
perluasan PKH di 2018 Kota Bengkulu mendapat tambahan alokasi sebanyak 5.151
keluarga penerima manfaat. “Penerima bantuan akan mendapatkan kartu ATM khusus
yang disebut Kartu Keluarga Sejahtera (KKS COMBO)”, ujarnya.
Bantuan
PKH ini, sambungnya, mekanismenya akan cair per triwulan. “Bantuan cair Rp. 500
Ribu untuk triwulan pertama sampai ketiga, dan Rp. 350 Ribu di triwulan
keempat, total setahun yang dicair Rp. 1.850.000,- untuk KPM teguler”, ungkap
Syahrul Tamzie.[ADV/DAMAR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *